Senin, 13 Juli 2015

Obyek yang Perlu dipelajari oleh psikolog industri

Obyek yang Perlu dipelajari oleh psikolog industri 
 

Obyek yang dipelajari oleh psikolog industri dan organisasi adalah perilaku manusia sebagai tenaga kerja dan sebagai konsumen dalam kaitan:
  •  Fungsi batas sistim
Yaitu secara perorangan atau secara kelompok seperti:
  1. Pelamar/calon tenaga kerja
  2.  Tenaga kerja yang terlibat dalam proses pengadaan dan seleksi tenaga kerja  
  3. Tenaga kerja yang terlibat dalam proses pengendalian mutu, pemasaran dan penjualan 
  4. Konsumen, perorangan maupun perusahaan
  •  Proses produksi dalam sistim seperti:
  1. Tenaga kerja pelaksana yang dikelola
  2. Tenaga kerja pengelola (manager).
Seleksi pelatihan dan pengembangan sasarannya agar tenaga kerja disesuaikan dengan tuntutan lingkungan kerjanya.
Kondisi kerja dan psikologi kerekayasaan berusaha untuk menyesuaikan lingkungan kerja fisik, mesin2, peralatan dan lingkungan kerja psikologis dengan keterbatasan kemampuan para tenaga kerjanya, agar mereka dapat bekerja effisien.

Hubungan antar tenagas kerja dapat saja menimbulkan berbagai masalah dan konflik yang memerlukan penyelesaian.

Pengembangan organisasi dengan berbagai jenis teknik intervensi dapat mengatasi berbagai masalah sehingga organisasi dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas dan “kesehatannya".
Kaitan dengan perilaku keorganisasian (organizational behavior).
Psikologi industri dan organisasi sangat erat hubungannya dengan perilaku keorganisasian. Kesamaan dalam bidang kajian terletak pada mempelajari perilaku manusia:
  1. Dalam perannya sebagai tenaga kerja dan sebagai konsumen
  2. Baik secara perorangan maupun secara kelompok.
Untuk kepentingan dan kemanfaatan manusianya dan organisasinya.
Sebagai tenaga kerja poerilaku dipelajari untuk menemukenali kepribadian, kecakapan2, ketrampilan, sikap dan ciri2 kepribadian:
  1. Dengan tujuan khusus untuk seleksi dan penempatan, untuk pelatihan dan pengembangan
  2. Dalam interaksi dengan lingkungan fisiknya 
  3. Dalam interaksi dengan lingkungan sosialnya.
Perilaku organisasi lebih berfokus pada no. 3.
Kaitannya dengan manager sumber daya manusia
Di indonesia kebanyakan orang sukar dapat membedakan antara psikologi industri dan organisasi dan managemen sumber daya manusia.

Obyek studinya ialah sama yaitu manusia sebagai tenaga manusia.

Perbedaan utama terletak pada kondisi dimana manusia sebagai tenaga dipelajari kerja.

Pada managemen sumber daya manusia, perilaku manusia dipelajari dalam kaitannya dengan managemen dan bagaimana manusia sebagai tenaga kerja dapat dimanagemeni secara efektif menjadi pokok bahasan.

Topik-topik yang sama ialah seleksi tenaga kerja, pelatihan, motivasi dan kepemimpinan, tetapi masaing2 ditangani dengan cara yang berbeda.
Managemen sumber daya manusia bekerja berdasarkan effisiensi dan efektivitas kerja sedangkan psikologi industri berdasarkan mencari ciri2 yang absah pada manusia.

Seleksi dan penempatan tenaga kerja.
Banyak psikolog yang melakukan pemeriksaan psikologis, hingga juga memerlukan penelitian yang berkaitan dengan keabsahan dari perangkat tes psikologik yang digunakan dalam seleksi dan assesment, sehingga seleksi dan assessment psikologik untuk berbagai tujuan menjadi lebih menggunakan cara ilmiah.


About the Author

Unknown

Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar


iklan

 

Copyright © 2025 ILMU TEKNIK. All rights reserved. Published By Kaizen Template CB Blogger & Templateism